Di mana kita dapat membeli roti, supaya mereka dapat makan?” Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia,  sebab Ia sendiri tahu apa yang hendak dilakukan-Nya. (Yohanes 6:5,6)

Peristiwa memberi makan 5.000 orang dengan hanya bermodalkan lima ketul roti dan dua ekor ikan dalam waktu yang mendadak dan sangat singkat adalah salah satu mujizat atau perbuatan besar yang Yesus lakukan. Hal itu Dia lakukan untuk memberi contoh bahwa dengan sikap percaya dan rasa bersyukur kita juga dapat melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib. Yesus rindu anak-anak-Nya melakukan perbuatan-perbuatan besar yang memuliakan nama-Nya. Di dalam peristiwa itu, kita dapat belajar dari Yesus tentang bagaimana Ia melakukan perbuatan besar dan penuh kuasa,

(1) Mulailah dari apa yang ada pada kita, pada waktu itu yang mereka punya adalah adalah lima roti jelai dan dua ikan yang dimiliki oleh seorang anak (ayat 9). Perhatikan! Yesus tidak berusaha mencari-cari apa yang tidak ada. Dia mulai dari apa yang ada. Mengapa harus dari seorang anak? karena seorang anak punya ketulusan hati, hati yang mudah percaya dan rasa terimakasih atau merasa bersyukur.

(2) Mulai dengan yang kecil, kita harus belajar menghargai yang kecil, karena hal besar selalu diawali dari hal-hal kecil. Sebuah gedung yang tinggi dan megah terdiri dari butiran debu dan pasir yang dicetak menjadi bata, dan  disusun menjadi tembok.

(3) Mulai dengan doa ucapan syukur, inilah salah satu tindakan iman yang selalu dilakukan oleh Yesus sepanjang hidup-Nya. Hal itu Dia lakukan untuk memberi teladan bagi kita agar selalu mengucap syukur atas segala hal yang kita terima. Kita tak akan pernah bisa melakukan perbuatan besar jika belum apa-apa kita sudah mengeluh, mengomel atau bersungut-sungut.

(4) Lakukan dengan iman, Yesus tetap tenang dan tidak merasa panik dengan situasi yang dihadapi-Nya, karena Dia tahu apa yang harus diperbuat (ayat 6).

(5) Lakukan dengan bekerja sama, walaupun sebenarnya Yesus dapat melakukan mujizat seorang diri, namun Dia tetap melibatkan para murid untuk menyatakan mujizat-Nya.

(6) Lakukan dengan tertib, terarah dan terorganisir, kita bisa melihat bagaimana Yesus melakukan pendelegasian tugas kepada para murid untuk terlebih dulu mengatur orang banyak agar duduk berkelompok, sehingga semua murid bisa membagikan roti dan ikan itu dengan sistematis, cepat, mudah dan merata.

Sejak sekarang, marilah kita meneladani sikap Yesus dan melakukan perbuatan-perbuatan besar bagi-Nya sepanjang hidup kita. Mulailah dari hari ini.[hrs]

Ayat Bacaan: Yohanes 6:1-13 (Ambil Alkitab anda, baca dan renungkanlah!)

 

http://sentranews.com/serba-serbi/serba-serbi/rohani/15691-perbuatan-besar-berawal-dari-hal-hal-kecil.html

 

mengapa kita tidak bisa seperti tidak seoerti murid” yesus meereka hanya bermodalkan dari apa yang mereka punya dan percaya pasti tuhan akan membantu . tidak ada kata terlambat untuk menyelamatkan bumi kita !!!

 

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: